Find us on Facebook

Rabu, 22 April 2015

Unknown

Bahaya Minum Air Berlebihan Bagi Kesehatan



Bahaya Minum Air Berlebihan Bagi Kesehatan



Minum 8 gelas air putih atau sekitar 1 liter per hari sangat dianjurkan. Untuk mencegah dehidrasi dan menjaga tubuh tetap sehat. Namun, sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa terlalu banyak minum air juga tidak baik untuk kesehatan.

Air adalah obat alami untuk kesehatan. Selain dapat diminum langsung, air sering dijadikan campuran untuk membuat jus. Air banyak dijual dalam kemasan galon ataupun botol. Jika dikonsumsi sesuai anjuran tidak berbahaya. Namun sebaliknya jika terlalu banyak minum air bisa berakibat buruk untuk tubuh.

Saat haus tidak dianjurkan untuk minum berlebihan.
Banyak minum air juga akan meningkatkan tekanan darah yang mengalir ke ginjal. Sistem peredaran darah juga akan rusak karena terlalu banyak menyaring air yang keluar.

Kelebihan konsumsi air atau overhydration bisa menimbulkan kematian
. Cairan tubuh akan mengencer dan mengakibatkan jumlah natrium dalam tubuh menjadi berkurang, dan sel-sel dalam tubuh akan membengkak. Termasuk sel-sel otak yang dapat menyebabkan hilangnya kesadaran, kejang bahkan dapat menjadi koma dan meninggal.

Meskipun demikian, dehidrasi juga harus dicegah. Berkeringat akan mengeluarkan banyak cairan tubuh. Untuk membantu agar cairan tubuh tidak berkurang bisa minum air mineral sesuai dari yang dianjurkan.

The International Marathon Medical Directors Association, mendukung aksi ini, saat haus jangan minum berlebihan. Konsumsi air yang dianjurkan sekitar 0,03 liter per kg berat badan, jadi untuk orang yang bobot tubuhnya sekitar 100 kg maksimal minum air sekitar 3 liter perhari.

Meskipun demikian anjuran minum air putih sebanyak satu liter perhari atau sekitar 8 gelas harus dilakukan, untuk mencegah terjadinya dehidrasi yang berlebihan.



Diposting oleh : KOMINFO
Sumber :
Jekethek-:-Blog Berita Indonesia
Read More

Rabu, 08 April 2015

Unknown

DIKTI mempublikasikan hasil kajian perubahan Nomenklatur Program studi!

DIKTI mempublikasikan hasil kajian perubahan Nomenklatur Program studi kepada seluruh kopertid dan PT untuk tahap uji publik.Untuk Prodi Analis Kesehatan berubah menjadi Prodi Teknologi Laboratorium Medik dengan jenjang/level D4/6.
Prodi D3 akan dikonversi menjadi D4, kedepannya pendidikan Analis kesehatan (Teknologi Laboratorium Medik) berada di jenjang D4.Bagi mereka yang telah lulus D3 dan sudah bekerja tidak ada masalah dan tetap bisa melakukan pekerjaannya dilaboratorium sebagai technician.Level 6 menunjukan kualifikasi untuk kesetaraan kompetensi berdasarkan pendidikan, profesi dari pengalaman kerja (KKNI : Kerangka kualifikasi Nasional Indonesia).Untuk D4 berada di level 6, D3 level 5, profesi/S2/S3 level 7, 8, 9. Konversi D3 menjadi D4 akan ada masa transisi, salah satu pointnya mahasiswa D3 akan diselesaikan semuanya untuk menyelesaikan pendidikannya (tidak ada transfer), dan penerimaan mahasiswa baru selanjutnya hanya untuk D4.

Sumber : analiskesehatan08kdi.wordpress.com/

Diposting olehh : Budi dan saras
Read More